Lompat ke isi utama
Uji coba rekayasa lalulintas Kawasan Malioboro dengan konsep Giratori, mulai 3 November - 15 November 2020

Uji coba rekayasa lalulintas Kawasan Malioboro dengan konsep Giratori, mulai 3 November - 15 November 2020. Rekayasa Lalin Malioboro mengusung konsep Giratori, yaitu membuat Kawasan Malioboro menjadi bundaran besar, dan pengguna lalu lintas bermotor mengitarinya dengan arah berlawanan dengan jarum jam. Giratori lalu lintas menjadi alternatif usaha peningkatan kinerja jaringan jalan. Giratori lalu lintas dapat dibayangkan sebagai suatu kawasan pusat kegiatan yang dikelilingi oleh ruas-ruas jalan dengan pengaturan rekayasa lalu lintas Sistem Satu Arah (SSA) sehingga kawasan tersebut berfungsi layaknya bundaran besar. Begitulah konsep giratori secara gampang, karena tidak mungkin juga dengan menggunakan konsep jalan cincin, atau ringroad, sebab memang tujuannya berbeda.

Tentusaja kemacetan Lalu Lintas yang terjadi di Malioboro bukan karena daerahnya ramai, namun memang kantung-kantung parkirnya tidak memadai, sehingga sering terjadi kenaikan harga parkir tidak resmi yang oportunis, memalukan dan mencoreng keramahan budaya Yogyakarta. Kawasan Malioboro melakukan uji coba rekayasa lalulintas dengan konsep Giratori, mulai 3 November - 15 November 2020 bertujuan untuk meningkatkan performa kenyamanan berwisata, berbelanja dan berlibur di Jogja. Karena waktu tempuh keliling Malioboro dalam keadaan macet berkendara dapat diatasi dengan cara sederhana, yaitu berjalan kaki.

Uji coba rekayasa lalulintas Kawasan Malioboro dengan konsep Giratori, mulai 3 November - 15 November 2020 dengan maksud untuk dapat dipergunakan seterusnya. Selain itu Kawasan Malioboro merupakan Sumbu Filosofi, yang merupakan World Heritage. Kawasan Malioboro memerlukan penataan transportasi yang tepat agar pedestrian dan kendaraan tidak bermotor dapat berkegiatan dengan aman, lancar, selamat dan nyaman. Selain itu juga untuk meningkatkan fungsi kawasan dalam menumbuhkan kembali sektor ekonomi dengan menarik minat wisatawan lokal, dan non lokal di tengah maraknya pandemi COVID-19.

Rekayasa Lalu Lintas Giratori untuk Pedestrian Malioboro

Rencana Implementasi

  1. Pelaksanaan uji coba manajemen dan rekayasa lalu lintas mendukung pedestrianisasi Malioboro akan dilaksanakan pada tanggal 3 - 15 November 2020.

  2. Uji coba yang dilakukan dengan memberlakukan lalu lintas GIRATORI SATU ARAH berlawanan jarum jam pada ruas jalan : Mayor Suryotomo, Mataram, Abu Bakar Ali, Pasar Kembang, Bhayangkara, Gandekan Lor, Pembela Tanah Air dan Letjen Suprapto selama 24 jam.

  3. Pemberlakuan GIRATORI ini dimulai serentak pukul 11.00 WIB tanggal 3 November 2020 sampai dengan 24.00 WIB tanggal 15 November 2020.

  4. Khusus jalan Malioboro, pada hari selasa tanggal 3 november 2020 tidak dapat dilalui kendaraan bermotor dari pukul 11.00 – 22.00 WIB. Sedangkan pada tanggal 4 – 15 November 2020 tidak dapat dilalui kendaraan bermotor dari pukul 06.00 – 22.00 WIB.

  5. Pada saat uji coba, malioboro tidak dapat dilalui kendaraan bermotor, kecuali : Transjogja, kendaraan tidak bermotor, kendaraan emergency dan kendaraan petugas yang sedang bertugas.

  6. Lalu lintas kendaraan tidak bermotor yang melintas Malioboro hanya searah ke selatan tidak boleh balik ke utara, kecuali kendaraan petugas patroli bersepeda.

  7. Personil yang terlibat dalam pengaturan ini adalah Ditlantas Polda DIY, Polresta Yogyakarta, Dishub DIY, Satpol PP DIY, Dishub Kota Yogyakarta, Satpol PP Kota Yogyakarta, UPT Malioboro, Jogo Margo dan Jogo Boro.

Uji coba rekayasa lalulintas Kawasan Malioboro dengan konsep Giratori, mulai 3 November - 15 November 2020

JARINGAN JALAN KAWASAN MALIOBORO
YANG DILAKUKAN UJI COBA MANAJEMEN & REKAYASA LALU LINTAS
MENDUKUNG PEDESTRIAN MALIOBORO

Uji coba rekayasa lalulintas Kawasan Malioboro dengan konsep Giratori, mulai 3 November - 15 November 2020

UJI COBA MANAJEMEN & REKAYASA LALU LINTAS
DI KAWASAN MALIOBORO MENDUKUNG PEDESTRIANISASI MALIOBORO

Perubahan Lalu Lintas dalam Rekayasa Lalu Lintas Kawasan Malioboro

  1. Simpang Kleringan

    1. Penggeseran Tiang APILL dari Pos Polisi ke Timur Parkir ABA;

    2. Operasi dan perubahan siklus APILL Kleringan;

    3. Pemasangan water barrier & marka stop line di timur parkir ABA untuk menambah lajur ke arah Jalan Pasar Kembang;

    4. Pembukaan water barrier di gardu PLN;

  1. Simpang Melia

    Perubahan dan optimalisasi siklus dari APILL dari 4 lengan menjadi 3 lengan.

  1. Simpang Malioboro

    APILL tidak difungsikan hanya di flashing.

  1. Simpang Pasar Kembang

    Perubahan dan optimalisasi siklus dari APILL dari 3 lengan menjadi 2 lengan.

  1. Simpang Jlagran

    Perubahan dan optimalisasi siklus dari APILL dari 4 lengan menjadi 3 lengan.

  1. Simpang Ngabean

    Perubahan dan optimalisasi siklus dari APILL dari 4 lengan menjadi 3 lengan.

  1. Simpang Gondomanan

    Perubahan dan optimalisasi siklus dari APILL dari 4 lengan menjadi 3 lengan.

  1. Palang Pintu KA Penghubung Jl. Margo Utomo Malioboro

    Diupayakan ditutup bagi lalu lintas sepeda, sepeda motor, becak, bentor dan andong, kecuali bagi pejalan kaki.

  1. Jalan Malioboro

    1. Tidak boleh dilalui kendaraan bermotor kecuali : Transjogja, kendaraan tidak bermotor, emergency dan petugas yang sedang bertugas.

    2. Batasan waktu kendaraan bermotor yang tidak boleh lewat :

      1. Tanggal 3 November 2020 mulai pukul 11.00 WIB – 22.

      2. WIB Tanggal 4 – 15 November 2020 mulai pukul 06.00 WIB – 22.00 WIB

    3. Menghindari kerumunan, pesepeda tidak boleh berhenti dan parkir di Malioboro.

    4. Lalu lintas searah keselatan tidak bolak balik ke utara, kecuali petugas patroli bersepeda.

    5. Lalu lintas pejalan kaki sesuai protokol covid, trotoar sebelah timur searah ke selatan dan trotoar sebelah barat searah ke utara.

  1. Jalan Mayor Suryotomo

    1. Lalu lintas kendaraan diatur satu arah ke utara selama 24 jam

    2. Sepanjang jalan dilarang parkir di badan jalan

  1. Jalan Mataram

    1. Lalu lintas kendaraan diatur satu arah ke utara selama 24 jam

    2. Parkir di badan jalan masih diperbolehkan

  1. Jalan Abu Bakar Ali

    1. Lalu lintas kendaraan diatur satu arah ke barat selama 24 jam

    2. Sepanjang jalan dilarang parkir di badan jalan

  1. Jalan Pasar Kembang

    1. Lalu lintas kendaraan diatur satu arah ke barat selama 24 jam

    2. Sepanjang jalan dilarang parkir di badan jalan

  1. Jalan Bhayangkara Lor

    1. Lalu lintas kendaraan diatur satu arah ke utara selama 24 jam

    2. Parkir di badan jalan masih diperbolehkan

  1. Jalan Gandekan Lor

    1. Lalu lintas kendaraan diatur satu arah ke utara selama 24 jam

    2. Parkir di badan jalan masih diperbolehkan

  1. Jalan Letjen Suprapto

    1. Lalu lintas kendaraan diatur satu arah ke selatan selama 24 jam

    2. Parkir di badan jalan masih diperbolehkan

  1. Jalan Pembela Tanah Air

    1. Lalu lintas kendaraan diatur satu arah ke timur selama 24 jam

    2. Sepanjang jalan dilarang parkir di badan jalan

  1. Jalan KH Ahmad Dahlan

    1. Lalu lintas kendaraan diatur tetap 2 arah

    2. Parkir di badan jalan masih diperbolehkan

  1. Jalan Panembahan Senopati

    1. Lalu lintas kendaraan diatur tetap 2 arah

    2. Sepanjang jalan dilarang parkir di badan jalan

  1. Sirip-Sirip Malioboro

    1. Lalu lintas kendaraan di Jalan Dagen, Sososrowijayan, Pajeksan, Suryatmajan, Perwakilan, Pabringan, Ketandan, diatur 2 arah, tetapi tidak boleh menyeberang ke Malioboro kecuali kendaraan tidak bermotor

    2. Sirip – sirip Malioboro diprioritaskan bagi penghuni, tamu hotel dan yang berkepentingan

    3. Lalu lintas kendaraan Jalan Gadean dan Reksobayan tetap seperti sekarang

  1. Tambahan untuk Aktivitas di Malioboro

    1. Bongkar muat barang untuk toko – toko yang ada disepanjang Malioboro dilakukan pukul 22.00 – 06.00 WIB.

    2. Untuk bongkar muat barang PKL Malioboro baik baju dan lesehan makanan menggunakan gerobak dorong, dengan mengakses sirip – sirip Malioboro

    3. Bagi para penghuni Malioboro yang menggunakan sepeda motor diperbolehkan melintas dengan menuntun kendaraannya, dan menunjukkan kartu penghuni yang telah dikeluarkan Pemkot Yogyakarta

Uji coba rekayasa lalulintas Kawasan Malioboro dengan konsep Giratori, mulai 3 November - 15 November 2020 juga mengatur alur pejalan kaki dengan protokol kesehatan COVID-19 yaitu agar menghindari terjadinya kontak fisik antar pejalan kaki perlu di atur arus lalu lintas pejalan kaki se arah, trotoar sisi timur ke arah selatan, trotoar sisi barat ke arah utara.

Uji coba rekayasa lalulintas Pedestrian Kawasan Malioboro dengan konsep Giratori, mulai 3 November - 15 November 2020

Pengaturan Lalu Lintas Pedestrian Kawasan Malioboro

Rute Bus Kawasan Malioboro pada Uji coba rekayasa lalulintas Kawasan Malioboro dengan konsep Giratori, mulai 3 November - 15 November 2020

Rute Bus. Uji coba rekayasa lalulintas Kawasan Malioboro

  1. Bus pariwisata dari Jalan Margo Utomo menuju parkir TKP Abu Bakar Ali (ABA) dan atau ke Stasiun Yogyakarta, lewat : Timur Jalan Kleringan – Memutar di Gardu Anim (PLN) masuk ke TKP ABA. Untuk yang ke stasiun Yogyakarta terus ke barat.

  2. Bus pariwisata keluar dari TKP ABA ke barat menuju jalan Pasar Kembang terus ke arah jalan Tentara Rakyat Mataram.

  3. Bus pariwisata dari arah Gembiraloka atau jalan Kusumanegara ke Kawasan Malioboro, parkir di TKP Senopati dan atau TKP Ngabean, tidak boleh parkir ke TKP ABA.

  4. Bus pariwisata dari arah Wirobrajan parkir di TKP Ngabean.

Kawasan Tugu Jogja

Demikianlah tentang Uji coba rekayasa lalulintas Kawasan Malioboro dengan konsep Giratori, mulai 3 November - 15 November 2020, semoga semua dilancarkan, amin.

<iframe width="300" height="168.75" src="https://www.youtube.com/embed/hEToFr96aSc" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
x

Please add some content in Animated Sidebar block region. For more information please refer to this tutorial page:

Add content in animated sidebar