Skip to main content
x
disability to ability by Jokowi and Bulan Karunia

Jokowi, Bulan Karunia dan Asian Para Games 2018

Kata 'Difabel' secara halus dikampanyekan dalam Pembukaan Asian Para Games hari Sabtu 6 Oktober 2018 di Gelora Bung Karno. Sebagaimana kita ketahui bahwa ajang Asian Para Games 2018 berlangsung dari tanggal 6 hingga 13 Oktober 2018 di Jakarta. Indonesia. Seperti biasa juga Presiden Jokowi yang membuka perhelatan akbar ini, dan tentu pasti dengan kejutan-kejutan ala Joko Widodo yang memukau. Tema Pembukaan Asian Para Games 2018 adalah Kekayaan Laut Indonesia.

Selain menarik dalam ajang akbar Asian Para Games 2018 ini dalam pembukaannya menampilkan sebuah drama menarik yaitu antara Bulan (nama orang) dan Jokowi. Jokowi dan Bulan mengkampanyekan sebauh pesan moral yang tak ternilai harganya ketika memanah tiga huruf D, I dan S dalam sebuah kata bahasa Inggris ABILITY. Artinya dapat kita maknakan sendiri bahwa Disability sebenarnyalah tidak ada karena yang ada adalah Ability. Ability yang memiliki arti kemampuan dengan menghilangkan kata DIS maka kaum Disabilty artinya memiliki juga kemampuan. Kemampuan tentunya berbeda-beda, hal ini dapat dipahami dalam kampanye teman-teman tentang kata DIFABEL yang merupakan kependekan dari Different Ability yaitu kemampuan yang berbeda. Jadi jangan pernah kita menyepelekan atau memandang rendah para penyandang cacat, karena dalam kecacatannya masih dikaruniai kemampuan untuk bertahan dan hidup oleh Tuhan YME.

Ketika tak ada lagi kemampuan maka artinya orang yang hidup sudah tidak lagi hidup.

Sungguh menggugah hati drama yang disampaikan Presiden Joko Widodo dan Bulan. Perlu kita ketahui juga bahwa Bulan Karunia adalah seorang bocah berkursi roda yang bersekolah dan berasal dari Pekanbaru, Riau. Bulan Karunia masih kelas 3 SD di sana namun mengapa Bulan Karunia dapat tampil membuka Asian Para Games 2018 bersama orang nomor satu di Republik Indonesia yaitu Presiden Joko Widodo>.

Ternyata sebelumnnya pada tanggal 16 Maret 2018, Bulan Karunia mengirim surat kepada Presiden Jokowi lantaran tertarik dengan kesukaan Jokowi membagi-bagikan sepeda ketika bertemu dengan masyarakat dalam berbagai ajang kegiatannya. Namun Bulan Karunia dengan terus terang dalam suratnya mengatakan bahwa dia menginginkan Kursi Roda dari Presiden Joko Widodo.

Sebagaimana kita ketahui juga Negeri kita sedang dilanda kesedihan atas Lombok dan Sulawesi Tengah yang mendapat cobaan dari alam. Semoga Tuhan merahmati saudara-saudara dan kita semuanya dengan keselamatan dan berkah. Jokowi masih sempat menghibur saudara-saudara difabel kita untuk mensukseskan acaranya, pun dengan kejutan-kejutan sarat makna yang bisa membuat mata kita berlinang-linang dan leher yang meronta ingin menangis. Kisah Bulan Karunia, saudara kita difabel berkursi roda kelas 3 SD di Pekanbaru, Riau sungguh memberikan lecutan keras kepada semangat dan empati kita.

Selamat dan Sukses Asian Para Games 2018, Sukses untuk Difabel Indonesia dan Asia. Selamat bertanding, berkompetis mengadu kemampuan dan kekuatan yang mencengangkan. Berikut dibawah ini adalah video lengkap milik chanel MetroTVNews di Youtube.